KANTIN ASI (Tekan Stunting Dengan Alarm Dan Edukasi Ibu Beri Asi) Oleh Imelda Saputri, S. Gz

KANTIN ASI (Tekan Stunting Dengan Alarm Dan Edukasi Ibu Beri Asi) Oleh Imelda Saputri, S. Gz Stunting masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak di Indonesia. Salah satu faktor utama penyebab stunting adalah kurangnya pemberian ASI eksklusif dan pola pemberian makanan yang tidak sesuai. Menyadari hal ini, Puskesmas Ribang menghadirkan sebuah inovasi bernama KANTIN ASI (Tekan Stunting dengan Alarm dan Edukasi Ibu Beri ASI). Inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk memastikan setiap bayi mendapatkan haknya atas ASI eksklusif. Banyak ibu yang menghadapi kendala, baik karena kurangnya pengetahuan, kesibukan, maupun minimnya dukungan lingkungan. KANTIN ASI hadir sebagai solusi yang memadukan teknologi sederhana dengan edukasi intensif. Mekanisme inovasi Kantin ASI yaitu penjaringan ibu baru melahirkan, edukasi tentang ASI dan cara menyusui yang benar, penyetelan Alarm di hape ibu balita (waktu pengingat per 2/3 jam), monitoring dan tidak lanjut di grup WhatsApp “Kantin ASI” serta petugas akan memantau status gizi bayi saat kegiatan Posyandu. Dampak dari inovasi KANTIN ASI ini di harapkan ibu lebih teratur dalam memberikan ASI, produksi ASI lebih banyak, dapat meningkatkan status gizi anak serta mendapatkan gizi yang optimal dan dapat menekan jumlah stunting di wilayah Puskemas Ribang.